Home

Berita Utama

August 19, 2015

Mahasiswa STIE Satya Dharma Singaraja Berprestasi Lewat Kejuaraan Catur

in Berita Utama by Luh De Erik
Kejuaraan catur yang diadakan oleh PERCASI Buleleng pada tanggal 15 agustus 2015 dalam menyambut dan memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia, yang diadakan di kampus STIE Satya Dharma Singaraja berhasil membawa atlet catur mahasiswa STIE Satya Dharma…
August 18, 2015

Kegiatan Menyambut hari Raya Kemerdekaan RI yang ke 70 tahun

in Berita Utama by Ayu Trisnadewi
Rakyat indonesia sangatlah menjunjung tinggi arti kata kemerdekaan yang patut kita peringati setiap tahunnya. mempringati hari kemerdekaan RI yang ke 70, selain ikut serta dalam upacara bendera, STIE Satya Dharma juga mengadakan kegiatan "gerakan peduli untuk…
August 18, 2015

STIE Peduli "Pendidikan Untuk Anak Desa Tembok"

in Berita Utama by Luh De Erik
Memperingati hari kemerdekaaan Republik Indonesia yang ke-70, ada banyak kegiatan yang dilaksanakan untuk memeriahkan hari peringatan tersebut. Pengertian kemerdekaan adalah terlepas dari segala macam kekangan, aturan, dan kekuasaan dari pihak lain. Merdeka…
Aug 17, 2015 314

Mahasiswa STIE Satya Dharma Singaraja ikut bertanding dalam kejuaran Catur

Kejuaraan catur yang diselenggarakan PERCASI Buleleng dalam rangka memperingati HUT RI…
Aug 14, 2015 354

Seminar Kewirausahaan

STIE Satya Dharma Singaraja hari Sabtu tanggal 9 Mei 2015 mengadakan kegiatan pelatihan…
Aug 14, 2015 323

Seminar Penguatan Daya Saing Koperasi Dalam Menghadapi MEA

Dalam upaya memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang persaingan dunia bisnis…
Aug 10, 2015 313

Penyerahan Mahasiswa Magang D3 Akuntasi

Penyerahan Mahasiswa magang program studi D3 Akuntansi yang dilakukan oleh masing-masing…

Kejuaraan catur yang diadakan oleh PERCASI Buleleng pada tanggal 15 agustus 2015 dalam menyambut dan memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia, yang diadakan di kampus STIE Satya Dharma Singaraja berhasil membawa atlet catur mahasiswa STIE Satya Dharma Singaraja meraih prestasi. Perlombaan yang berlangsung sehari diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, seperti: Club catur 15, peserta perorangan 74 peserta, peserta dari tingkat SD, SMP, SMA dan umum (putra dan putri). Dalam perlombaan ini Komang Yuliani mahasiswa STIE kembali berprestasi, dia berhasil meraih juara I kategori perorangan senior putri dan Juaran I beregu.

Rakyat indonesia sangatlah menjunjung tinggi arti kata kemerdekaan yang patut kita peringati setiap tahunnya. mempringati hari kemerdekaan RI yang ke 70, selain ikut serta dalam upacara bendera, STIE Satya Dharma juga mengadakan kegiatan "gerakan peduli untuk anak-anak di Desa Tembok" dimana dalam kegiatan tersebut sebagai wujud untuk mempererat tali persaudaraan kita kepada anak-anak , adapun barang-barang yang dapat di persembahkan diantaranya buku tulis, buku bacaan, seragam sekolah, sepatu, tas dan perlengkapan lainnya. disamping itu juga mengadakan berbagai macam lomba di antaranya lomba makan kerupuk, pancing botol, memasukkan benang kejarum dan lomba lainnya . berbagai kegiatan tersebut diatas juga sebagai wujud untuk memperingati hari kemerdekaan RI yang ke 70 .. dirgahayu republik Indonesia yang ke 70...

Memperingati hari kemerdekaaan Republik Indonesia yang ke-70, ada banyak kegiatan yang dilaksanakan untuk memeriahkan hari peringatan tersebut. Pengertian kemerdekaan adalah terlepas dari segala macam kekangan, aturan, dan kekuasaan dari pihak lain. Merdeka adalah suatu kebebasan makhluk hidup untuk mendapatkan haknya. Bagi seluruh masyarakat Indonesia bulan Agustus adalah merupakan salah satu bulan yang terbilang sangat sakral. Hal ini dikarenakan di bulan kedelapan itulah seluruh rakyat Indonesia memperoleh kemerdekaannya sebagai negara secara utuh tanpa campur tangan penjajah negara lain. Di bulan Agustus itu pula rakyat Indonesia seolah dibawa kembali pada masa lalu bahwa kemerdekaan yang kita rasakan sekarang ini tak pernah terlepas dari segala bentuk perjuangan dan perjalanan panjang yang memang sangat berat. Kami STIE Satya Dharma Singaraja memperingati hari kemerdekaan tahun ini dengan mengadakan kegiatan "Gerakan Peduli Pendidikan Untuk Anak Desa Tembok". 17 agustus selalu punya makna untuk siapa saja di indonesia, apakah itu bermakan luar biasa atau hanya sebatas kecerian kecil bagi anak-anak di ujung desa.

Ada sebagain orang yang tak melakukan apa saja namun ada sebagian orang yang merayakannya dengan berpesta, dan pesta kali ini adalah sebuah perayaan dari sebuh ujung desa tepatnya di desa Tembok. Acara untuk anak-anak di desa bukanlah hura-hura tapi sebuah perayaan merayakan hari kemerdekaan dengan sebuah keceriaan dan senyuman. Pada tanggal 17 Agustus 2015, BEM STIE Satya Dharma Singaraja mengunjungi anak-anak di desa Tembok merayakan tujuhbelasan bersama mereka sebagai salah satu bentuk luapan cinta, luapan itu dihadirkan dalam jiwa anak-anak, sebuah masa depan, tidak perlu terlalu muluk untuk masa depan indonesia, karena anak-anak kecil ini adalah masa depan dirinya, keluarganya dan bangsa kita. Untuk lebih maju dan sejahtera dalam hidup dan menjalani kehidupan. Kami hadir memberikan bantuan berupa buku dan alat-alat tulis. Satu buku sangat berharga bagi mereka, senyum dan keceriaan anak-anak akan menjadi senyum masa depan bangsa kita.

Kejuaraan catur yang diselenggarakan PERCASI Buleleng dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-70, yang dilaksanakan pada tanggal 15 agustus 2015 bertempat di kampus STIE Satya Dharma Singaraja. Perserta lomba terdiri dari tingkat SMP, SMA dan katagori umum. Salah satu atlet cartur mahasiswa STIE Satya Dharma Singaraja ikut bertarung sebagai peserta lomba. Komang Yuliani adalah salah atlet catur STIE Satya Dharma Singaraja yang beberapa kali mengikuti perlombaan dan berhasil meraih gelar juara. Dia berprestasi lewat jalur non akademik dengan bebrapa kali meraih penghargaan lewat pertandingan catur.

STIE Satya Dharma Singaraja hari Sabtu tanggal 9 Mei 2015 mengadakan kegiatan pelatihan penyusunan proposal serta trik sukses lolos kewirausahaan yang diberikan oleh Drs. I Made Nuridja, M.Pd. Tidak bisa dipungkiri, system pendidikan nasional saat ini lebih dititikberatkan pada pengajaran akademik daripada pendidikan vokasional. Hal ini tercermin dari kecilnya rasio jumlah politeknik dan institute disbanding jumlah universitas. Padahal, sector industry, yang pangsanya terhadap penyerapan angkatan kerja mencapai 13%, lebih membutuhkan lulusan politrknik maupun institute ketimbang sarjana “bermental akademik”. Selain itu kenyataan sebagian besar lulusan Perguruan Tinggi (PT) cenderung lebih sebagai pencari kerja (job seeker) daripada pencipta lapangan kerja (job creator). Hal ini kemungkinan disebabkan system pembelajaran yang diterapkan di berbagai perguruan tinggi saat ini masih terfokus pada bbagaimana menyiapkan para mahasiswa yang cepat lulus dan mendapatkan pekerjaan.

Kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat dan sumber daya untuk mencari peluang menuju kesuksesan. Intinya kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda melalui berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk menciptakan peluang. Sesuatu yang baru dan berbeda merupakan nilai barang dan jasa yang menjadi keunggulan untuk dijadikan peluang. Kewirausahaan merupakan suatu kemampuan dalam menciptakan nilai tambah di pasar melalui pengelolaan sumber-sumber daya dengan cara baru dan berbeda melalui pengembangan teknologi baru, penemuan pengetahuan ilmiah baru, perbaikan produk barang dan jasa, dan penemuan cara-cara baru untuk menghasilkan barang lebih banyak dengan sumber daya lebih efisien.

 PROGRAM KEWIRAUSAHAAN UNTUK MAHASISWA

Pada tahun 2009, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementrian Pendidikan Nasional telah meluncurkan Program Pendidikan Kewirausahaan untuk dilaksanakan dan dikembangkan oleh perguruan tinggi.Secara umum Program Pendidikan Kewirausahaan itu bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan jiwa wirausaha berbasis IPTEKS kepada para mahasiswa agar menjadi pengusaha yang tangguh dan sukses menghadapi persaingan global. Fasilitas yang diberikan meliputi pendidikan dan pelatihan kewirausahaan, penyusunan rencana bisnis, dukungan permodalan dan pendampingan usaha.

FORMAT PROGRAM PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN

A.    Pendahuluan

-          Latar Belakang

-          Tujuan

-          Manfaat

B.     Deskripsi Usaha

-          Bidang Usaha

-          Jenis Produk

-          Kegunaan, keunggulan dan keunikan

-          Lokasi usaha

-          Waktu

-          Dampak usaha terhadap lingkungan

-          Resiko bisnis

C.     Rencana Pemasaran

-          Target konsumen

-          Wilayah Pemasaran

-          Situasi persaingan

-          Jumlah dan harga produk

D.    Rencana Produksi

-          Bahan baku

-          Alat/teknologi

-          Proses produksi

-          Kapasitas produksi

E.     Rencana Manajemen

-          Bentuk usaha

-          Struktur Organisasi

-          Jumlah tenga kerja

F.      Kebutuhan Keuangan

-          Kebutuhan Investasi

-          Rencana laba/rugi

Benefit/cost rasio

 

 

 

A.              Pendahuluan

-          Latar Belakang

-          Tujuan

-          Manfaat

 

B.         Deskripsi Usaha

-            Bidang Usaha

-          Jenis Produk

-          Kegunaan, keunggulan dan keunikan

-          Lokasi usaha

-          Waktu

-          Dampak usaha terhadap lingkungan

-          Resiko bisnis

 

C.         Rencana Pemasaran

-     Target konsumen

 

-          Wilayah Pemasaran

-          Situasi persaingan

-          Jumlah dan harga produk

D.    Rencana Produksi

-          Bahan baku

-          Alat/teknologi

-          Proses produksi

-          Kapasitas produksi

E.     Rencana Manajemen

-          Bentuk usaha

-          Struktur Organisasi

-          Jumlah tenga kerja

F.      Kebutuhan Keuangan

-          Kebutuhan Investasi

-          Rencana laba/rugi

-          Benefit/cost rasio

 

Dalam upaya memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang persaingan dunia bisnis sekarang ini yang di gemparkan dengan hadirnya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) yang harus dihadapi oleh semua unit usaha salah satunya usaha Koeprasi yang merupakan ciri khas dari Bangsa Indonesia. Maka dari itu STIE Satya Dharma Singaraja Pada hari Sabtu tanggal 6 Juli 2015 mengadakan seminar tentang PENGUATAN DAYA SAING KOPERASI DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA).  Koperasi merupakan produk ekonomi yang kegiatannya menjadi gerakan ekonomi kerakyatan, dan berjalan dengan prinsip gotong-royong. Semboyan koprasi yang menyebutkan dari rakyat, untuk rakyat karena koprasi berdiri atas anggota dan beroperasi untuk kesejahteraan anggota. Koprasi juga memiliki Asas yang mencermikan Bangsa Indonesia yaitu berasaskan kekeluargaan dan gotong royong. Koperasi didirikan dengan tujuan:

  1. Meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup seluruh anggota pada khususnya dan lingkungan daerah kerja pada umumnya.
  1. Memenuhi kebutuhan anggota dalam hal ekonomi.
  2. Menggalang solidaritas dan toleransi antar anggota.
  3. Ikut membantu pemerintah dengan berperan membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujukan demokrasi ekonomi yang berkeadilan.
  4. Memajukan dan mengembangkan unit usaha yang sifatnya bisnis.

Mengingat koperasi bergerak dibidang  Pembiayaan atau usha jasa finansial maka Kunci sukses pengelolaan koperasi terletak pada “tingkat kepercayaan” yang didukung oleh sistem pengelolaan yang professional. Yang membedakan Koperasi dengan Badan Usaha lainnya terletak pada bagaimana hasil dari kinerja usaha diberlakukan.

Bangsa Indonesia kini sudah mulai masuk dalam bisnis global dan semua usaha didalamnya harus mampu bersaing.  Kondisi ini juga memacu masuknya MEA dalam dunia Perdagangan Indonesia. MEA adalah bentuk integrasi ekonomi ASEAN dalam artian adanya system perdagaangan bebas antara Negara-negara asean. Indonesia dan sembilan negara anggota ASEAN lainnya telah menyepakati perjanjian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC).  Usaha koprasi merupakan salah satu uasaha yang memiliki ruang lingkup yang cukup kecil yang mau tidak mau harus berhadapan dengan MEAN dan Koprasi harus siap untuk itu.  MEA tidak perlu ditakuti, tetapi di “antisipasi” karena muara MEA adalah peningkatan persaingan.

MEA yang terjadi dalam dunia bisnis harus bisa dihadapai dengan usaha Kreatif, Inovatif dan Profesional selain itu mengingat Bangsa Indonesia memiliki budaya yang sangat kental yang harus dijadikan alat untuk menghadapi MEA. Secara konsep Budaya Organisasi  berpengaruh signifikan terhadap Orientasi Kewirausahaan sedangkan Kebijakan Pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap Orientasi Kewirausahaan namun Budaya Organisasi berpengaruh terhadap Kinerja Usaha. Disisi lain Kebijakan Pemerintah akan berpengaruh terhadap Kinerja Usaha serta akan Orientasi Kewirausahaan berpengaruh terhadap Kinerja Usaha.

Pada intinya adapun kata kunci dari keberhasilan koprasi dalam menghadapi MEA yaitu

  • ž  Kunci keberhasilan pengelolaan Koperasi adalah bagaimana meningkatkan aspek kepercayaan
  • Peran Pemerintah untuk mendorong Orientasi Kewirausahaan perlu ditingkatkan
  • Motivasi berprestasi pengelola dikembangkan
  • Keberanian mengambil resiko dengan dasar perencanaan yang baik ditingkatkan
  • MEA tidak untuk dihindari apalagi ditakuti tetapi harus diantisipasi dan dihadapi

Pengumuman Akademik

Pengumuman Hasil Test Maru

  Penerimaan  Mahasiswa Baru STIE Satya Dharma Singaraja. Tahun Akademik 2015/2016. More...

STIE-learning

Hubungi Kami

Kampus STIE Satya Dharma Singaraja | School of Economic With Spiritual Insight. Jl. Yudistira No. 11 Singaraja - Bali.

0362-22950

 

info[at]stiesatyadharma.ac.id

Berlangganan Info

Nama :
Alamat Email :